Cinta”an dikelas waktu SMK
Assalamualaikum wr.wb
Saya sambung lagi ceritanya ya guys, kali ini cerita
cinta pas jaman sekolah smk guys. Jadi saya pernah pacaran sama temen satu
kelas, dulu waktu kelas 10 smk. Namanya aja pacaran satu kelas ya guys jadi ya
selalu bareng setiap hari, sampai tanpa
sadar kalau saya sudah pacaran didalam kelas. Bodohnya saya kala itu guys, saya
terlalu tergantung sama dia. Berangkat sekolah sama dia, istirahat sama dia,
tugas kelompok sama dia dan saking seringnya kita bareng kita sampai tidak
segan” ciuman didalam kelas guys Astaghfirullah jangan ditiru ya guys itu dosa.
Meski saya pacaran dan berulang kali melakukan hal yang mendakati zina tapi
hati kecil saya sebenarnya menolak guys, kalau yang saya dengar di tausiah si
itu berarti iman kita masih berfungsi.
Seiring berjalannya waktu setiap hari saya melalui
hari” disekolah sama dia. Hingga suatu hari sampai dimana titik jenuh saya
menjalani hal” yang unfaedah (pacaran), saya meminta padanya untuk pacaran
sehat ( tidak melakukan hal” yang mendekati zina) dan iya meniyakannya, tapi
seeringkali dia mengulanginya lagi. Kalau dipikir saya juga yang salah, kalau
tidak mau melakukan hal seperti itu kan seharusnya saya nggak pacaran, tapi
saya tetap tidak memutuskan dia. Tapi perlahan saya menjauhi dia karena saya
nggak mau masa depan saya rusak karena pacaran.
Sampai pada akhirnya teman sekelas saya yang paling
rame dan sering buat onar pindah bangku duduk di belakang saya. Entah apa motif
dia pindah duduk di sana yang jelas saya berterima kasih dengannya, karena dia
saya berhasil lepas dari yang namanya pacaran didalam kelas. Soalnya saya sama
dia sifatnya hampir mirip yaitu sama” rame dan suka bikin gaduh kelas, dan
waktu itu pacar saya sifatnya kebalikan dari itu.
Dan pindahnya dia (temen gaduh) ternyata membuat
pacar saya cemnuru dan tidak suka, alasannya katanya aku terlalu asik rame sama
teman”. Saya pun menjawab kalau mau rame tinggal gabung aja kan, masa iya kita
ngakak” rame trus ngajakin orang itu mah tergantung orangnya aja mau gabung apa
tidak ya kan?
Seiring berjalannya waktu setiap pulang sekolah dia
selalu ribut, ngajakin ribut karena dia cemburu dan merasa dicuekin. Tapi saya
diemin saja, soalnya saya juga mulai bosan dan ada rasa takut akan dosa jika
hubungan ini dilanjutkan. Pada dasaranya saya memang tahu guys kalau pacaran
itu dilarang, tapi ya namanya remaja kan jadi jiwanya masih membara, rasa ingin
taunya juga masih besar. Tapi ya itu
karena iman saya masih berfungsi secara tidak langsung saya ingin melepas
ikatan hubungan pacaran itu, tapi saya tidak berani mengucapkan putus dan
meninggalkannya karena dulu saya berprinsip sya tidak akan memutuskan dan
meninggalkan seseorang soalnya takut kena karma.
Padahal ya guys kalo dipikir secara logika karma kan
datangnya dari Allah, dan saya melakukan hal yang dilarang Allah (pacaran) jadi
apakah mungkin ada karma menyakiti dan disakiti saat pacaran? Tidak dong, yang
ada karma karena kita telah melanggar laranganNya. Setuju nggak?
Balik lagi ke cerita guys jadi selama beberapa hari
saya dan pacar saya itu ribut meributkan hal yang saya rasa penting tapi dia
rasa tak penting begitupun bagi dia. Yang bagi saya penting iyalah tentang
pacaran sehat guys saya selalu membujuk untuk dia menahan nafsunya agar tidak
melakukan hal” ang mendekati zina seprti cium, peluk dan lain” tapi bagi dia
itu nggak penting dan dia hanya mengiyakan saya tapi setiap ada kesepatan dia
melakukannya lagi. Dan yang bagi dia penting adalah katanya saya mengiraukan
dia dikelas karena terlalu asik rame dikelas dan dia cemburu, dan itu bagi saya
tidak penting karean kami hanya berteman saja tidak ada rasa suka hanya sebatas
gaduh saja dia cemburu, nggak penting banget ya kan.
Dan karena serinnya ribut mementingkan ego masing”
akhirnya dia sampai ke titik bosan dan menyerah, lalu dia memtuskan untuk
mengakhiri hubungan kita. Saya sangat senang karena memang itu yang saya
harapkan, bukan karena saya jahat tapi memang saya sudah muak melakukan
aktifitas pacaran yangb itu” saya hanya mengumpulkan dosa dan unfaedah.
Kesimpulannya dari hubungan yang ini guys,
sebenarnya saya seringkali merasa kalau pacaran itu memang tidak bermanfaat dan
itu dosa tapi entah kenapa rasanya seperti kecanduan pacaran. Iya guys serius,
yang namanya hati kalau udah ngerasain cinta dan ngerasain sakit hati obantnya
ya harus mencari cinta yang baru (prinsip saya dulu). Padahal seharusnya saya
dari dulu mendengarkan kata hati kecil saya ya guys, tapi ketutup gengsi kalau
tidak punya pacar. Dasar anak reamaja :D
Saran saya kalau ada yang merasakan perasaan yang
sama dengan saya saat melakukan hal yang buruk ( hati kecil menolak) mending
kalian urungkan niat untung melakukannya sebelum melakukannya.
Sekian dulu cerita cinta teman sekelas ini ya guys, dan
saya minta maaf kalau ada salah penulisan kata karena saya bukan penulis hihi
:D
Wassalamualaikum wr.wb
Terus ??
BalasHapusTak perasan kamu mampir di sini 😝
Hapus